Kamar Dagang dan Industri Kota Semarang

"Kadin Kota Semarang berperan penting sebagai wadah bertemu serta berkolaborasinya para pelaku industri dan juga perdagangan yang berada di Kota Semarang ini. Dengan mempererat jaringan profesional serta meningkatkan exposure potensi kota ke area market yang lebih luas, tentunya akan menciptakan dampak pengembangan yang baik bagi usaha serta pengusaha dalam kota."

Sejarah Kadin Kota Semarang

Pengusaha Indonesia menyadari sedalam-dalamnya bahwa dunia usaha nasional yang tangguh merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang sehat dan dinamis dalam mewujudkan pemerataan, keadilan dan kesejahteraan rakyat, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa dalam upaya meningkatkan ketahanan nasional dalam percaturan perekonomian regional dan internasional.

Sesuai dengan amanat dan semangat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusional pembangunan di bidang ekonomi, maka pengusaha Indonesia dengan dilandasi jiwa yang luhur, bersih, transparan, dan profesional, serta produktif dan inovatif harus membina dan mengembangkan kerja sama sinergistik yang seimbang dan selaras, baik sektoral dan lintas-sektoral, antar-skala, daerah, nasional maupun internasional, dalam rangka mewujudkan iklim usaha yang sehat dan dinamis untuk mendorong pemerataan kesempatan berusaha yang seluas-luasnya bagi dunia usaha Indonesia dalam ikut serta melaksanakan pembangunan nasional dan daerah di bidang ekonomi.

Pembentukan organisasi Kadin Indonesia pertama kali dibentuk tanggal 24 September 1968 oleh Kadin Daerah Tingkat I atau Kadinda Tingkat I (sebutan untuk Kadin Provinsi pada waktu itu) yang ada di seluruh Indonesia atas prakarsa Kadin DKI Jakarta, dan diakui pemerintah dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 1973, kemudian dibentuk kembali sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri dalam Musyawarah Pengusaha Indonesia tanggal 24 September 1987 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kadin Indonesia bekerja sama dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) dan wakil-wakil Badan Usaha Milik Negara, didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Undang Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri menetapkan bahwa seluruh pengusaha Indonesia di bidang usaha negara, usaha koperasi dan usaha swasta secara bersama-sama membentuk organisasi Kamar Dagang dan Industri sebagai wadah dan wahana pembinaan, komunikasi, informasi, representasi, konsultasi, fasilitasi dan advokasi pengusaha Indonesia, dalam rangka mewujudkan dunia usaha Indonesia yang kuat dan berdaya saing tinggi yang bertumpu pada keunggulan nyata sumber daya nasional, yang memadukan secara seimbang keterkaitan antar-potensi ekonomi nasional, yakni antar-sektor, antar-skala usaha, dan antar-daerah, dalam dimensi tertib hukum, etika bisnis, kemanusiaan, dan kelestarian lingkungan dalam suatu tatanan ekonomi pasar dalam percaturan perekonomian global dengan berbasis pada kekuatan daerah, sektor usaha, dan hubungan luar negeri.

Visi

Menjadikan KADIN sebagai pilihan pertama dan utama dalam mewakili suara dan kepentingan dunia usaha beserta seluruh stakeholders-nya, berkaitan dengan pembuatan dan implementasi kebijakan ekonomi di seluruh Indonesia.

Misi

  • Struktur dan komposisi organisasi KADIN yang kuat di Pusat dan daerah sehingga menjadi mitra yang strategis dan efektif bagi pemerintah dan dunia usaha.

  • Reputasi dan kemandirian KADIN yang ternama sebagai sebuah organisasi dunia usaha dari segala aspek: institusi, keuangan, kepemimpinan, pelayanan masyarakat, dukungan politik, dan kerja sama internasional.

  • Anggota, stakholders, sumber daya, dan pembiayaan yang bergerak seirama dan bersama untuk mempercepat program reindustrialisasi perekonomian nasional, melahirkan local champion yang berpotensi menjadi global citizen.

  • Kerjasama dengan komunitas bisnis internasional yang paling relevan dan strategis dalam program reindustrialisasi perekonomian nasional. Foreign Direct Investment (FDI), ekspor, dan transfer of knowledge and technology yang signifikan.

  • KADIN bersama serikat pekerja dan dunia pendidikan menciptakan sebanyak-banyaknya “tenaga siap pakai” dengan kualifikasi internasional.

  • KADIN bersama pengusaha kreatif menciptakan sebanyak-banyaknya “inovasi dan teknologi siap pakai”

  • Sumber pendanaan dalam negeri dalam skala massif, berjangka panjang, dan signifikan dalam membangun industri di sektor-sektor yang paling strategis (pangan, perumahan, infrastruktur, energi, dsb).

Anggota Pengurus Kadin Kota Semarang

Arnaz Agung Adrarasmara

Ketua

Mahar Soedjana

Wakil Ketua Keorganisasian, Keanggotaan, & Kelembagaan

Choirul Awaludin, S.Sos

Komite Tetap Pengembangan Organisasi Keanggotaan

M. Yusnawiyandi

Komite Tetap Pemberdayaan Asosiasi/Himpunan/BUMN/BUMD

Sharie Asih

Komite Tetap Hubungan Kelembagaan

Wista Sushaeni

Komite Tetap Hubungan Masyarakat & Media

Wijaya Arief Wicaksono

Komite Tetap Perbendaharaan & Dana

Hamzah Musawa

Wakil Ketua Infrastruktur & Jasa Konstruksi

M. Wildan Aji Ghani

Komite Tetap Pengembangan Usaha Infrastruktur & Konstruksi

Suwarno

Komite Tetap Strategi Infrastruktur & Konstruksi

Mohammad Reza Pahlevi

Komite Tetap Usaha Layanan Konsultasi Konstruksi

Cuk Heru Supadmo

Komite Tetap Jasa Logistik

Natalia Sari Pujiastuti (Naneth Ekopriyono)

Wakil Ketua UKM, Koperasi & Ekonomi Kerakyatan

Wahyu Condro Asmoro

Komite Tetap Akses Permodalan

R. Liem Soeharto

Komite Tetap Pasar & Jaringan Usaha

Dhiza Biondi

Komite Tetap Pengembangan Kewirausahaan & UKM

Iwan Dalwan

Komite Tetap Pengembangan Kemitraan Usaha

Hery Setyawan

Komite Tetap Koperasi & Ekonomi Kerakyatan

Mochamad Zaqi, ST, MM, MT

Wakil Ketua Perdagangan & Pengembangan Produk

Desy Candra Widyarini

Komite Tetap Waralaba & Lisensi

Syaiful Fahmi, SE

Komite Tetap Perdagangan Umum

Harry Purwita

Komite Tetap Perdagangan Internasional

Oldy Ardhana

Komite Tetap Pengembangan Produk

Ilham M. Saleh

Wakil Ketua Standarisasi Pendidikan & Sertifikasi Kompetensi

Vera Damayanti

Komite Tetap Standarisasi Profesi

Sri Mulyati

Komite Tetap Kewirausahaan & Pengembangan Profesi

Masrul Saragih

Komite Tetap Bidang Pendidikan

Mei Kristanti

Wakil Ketua Pariwisata & Promosi

Yuni J. Manicha

Komite Tetap Industri Pariwisata

Sri Hartanti Yulianingsih

Komite Tetap Pameran & Konvensi

Gus Wahid

Komite Tetap Pengembangan Destinasi & Eco Wisata

Nadia Ardhiwinata, MM

Komite Tetap Pengembangan Obyek Wisata

Feza Kautsar

Komite Tetap Sarana Prasarana Pariwisata

Nugroho Aprianto

Wakil Ketua Industri & Ketenagakerjaan

Hanandityo Narendro

Komite Tetap Pengembangan Industri

Henny Yuliastuti

Komite Tetap Standarisasi Industri

Bagus Andrianto, SE, MM

Komite Tetap Pengembangan SDM & Tripartit

Nur Widhi Wijatmoko

Komite Tetap Hubungan Industri

Angga Meditya

Komite Tetap Ketenagakerjaan

Aris Pandan Setiawan

Wakil Ketua Perpajakan, Keuangan, Investasi & Pasar Modal

Ricky Satrianto

Komite Tetap Jasa Keuangan Bank

Moses Murdiyanto

Komite Tetap Jasa Keuangan & Perpajakan

Irfan Effendi

Komite Tetap Jasa Keuangan Pasar Modal

Gabriella Gati W

Komite Tetap Keuangan Mikro

Wijaya Dahlan

Wakil Ketua Properti & Permukiman

Samiaji Herlambang

Komite Tetap Pengembangan Property Dan Tata Ruang

Rizky Fandi

Komite Tetap Kebijakan Hukum & Perundangan Property

Ervani Adi Nugroho

Komite Tetap Kebijakan Hukum & Perundangan Property

Amrul Husni

Komite Tetap Pembiayaan dan Perpajakan

Edward Mitradarma

Komite Tetap Pembiayaan dan Perpajakan

Dwi Ardhanto Danuswara

Komite Tetap Management Property

R. Ade Sasongko Pramudhito

Fitricia Arisusanti

Wakil Ketua Hukum & Etika Usaha

Fuad Adi

Komite Tetap Pemantauan Persaingan Usaha

Gerard Albert Joost Tewuh

Komite Tetap Etika Usaha

Zhakiah Joban

Wakil Ketua Ekonomi Syariah

Fatimatuz Zahro

Komite Tetap Keuangan Syariah

Yulianto

Komite Tetap Pembiayaan & Penjaminan

Rina Damayanti

Komite Tetap Asuransi & Dana Pensiun Syariah

Amrudin Mahfud Jumai

Komite Tetap Pelatihan & Pelaksanaan Ekonomi Syariah

Shafigh Pahlevi Lontoh

Wakil Ketua Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif

Syahnaz Nadia W. P.

Komite Tetap Industri Kreatif

Irvan Subekti

Komite Tetap Industri Kreatif Berbasis Teknologi

Yuanisa Meistha

Komite Tetap Industri Kreatif Berbasis Media

Charles Nayoan

Komite Tetap Industri Kreatif Desain Grafis

Handoko

Komite Tetap Fashion & Musik

Vega Viditama

Komite Tetap Industri Kreatif Berbasis Elektronik

Yantie Yulianti

Wakil Ketua CSR & Persaingan Usaha

Poerna Sri Oetari

Komite Tetap Tanggung Jawab Sosial, Lingkungan & Masyarakat

Lely Purwandari

Komite Tetap Pelayanan & Kemitraan CSR

Syahfarnaz Adi P.

Komite Tetap Kerjasama Usaha

dr. Diana Novitasari Sp.PD

Komite Tetap Bidang Kesehatan & Farmasi

Yana Ambarwati

Komite Tetap Bidang Kesehatan & Farmasi

Putranti Laksitareni

Wakil Ketua IPTEK, Multi Media & Telekomunikasi

Martin Pellupesy

Komite Tetap Telematika & Komunikasi

Ahmad Indra Saleh

Komite Tetap Teknologi Informasi

Ukieto Tsugie

Komite Tetap Multi Media & Penyiaran

Takhrodjie, S.Ag

Komite Tetap Media Massa, Cetak & Online

Ari Kristiono

Komite Tetap Media Massa, Cetak & Online

Meliani Sugiarto

Wakil Ketua Pangan & Agrobisnis

Antonius Dian Sarwono

Komite Tetap Industri & Ketahanan Pangan

Teguh Trirohadi

Komite Tetap Agrobisnis & Tanaman Industri

Rizky Fandy

Komite Tetap Pengembangan Teknologi Agro Industri

Ir. Drs. Arias Herwicaksono

Wakil Ketua Pengadaan Barang & Jasa

Ferry Pleanggara

Komite Tetap Pengadaan Barang & Jasa

Mukti Ali

Komite Tetap Pengadaan Barang & Jasa

Bodhi Adji

Komite Tetap Jasa Konsultasi

Eko Hadi Prasetio

Komite Tetap Mechanical Electrical

Choirul Ichsan

Wakil Ketua Pengawasan Perdagangan Produk & Jasa

Suswahyuni Sri Asih

Komite Tetap Pengawasan Perdagangan Daerah

Alexander Soehardjono B.

Komite Tetap Pengawasan Perdagangan Nasional & Internasional

Benny Susanto

Komite Tetap Pengawasan Pengembangan Produk

Yudiarso Setyawan

Wakil Ketua Pertambangan & Energi

Indra Utomo Nugroho

Komite Tetap Migas

Maharsanty Dian Nugraheni

Komite Tetap Migas

Restu Utomo

Komite Tetap Energi & Mineral

Esti Widsyandari

Wakil Ketua Pemberdayaan Perempuan

Inge Susanty

Komite Tetap Pengembangan Usaha Perempuan

Eko Setyowati

Komite Tetap Perlindungan Perempuan

Neena Hardjomigoeno

Komite Tetap Promosi Komunikasi Produk Perempuan

Feby Amalia Hutabarat

Komite Tetap Kemitraan Pengusaha Perempuan

Tatang Christiawan Soediro

Wakil Ketua Perhubungan

Muhammad

Komite Tetap Darat, Laut & Udara

Novi Veriana Soekirman

Komite Tetap Kepabeanan & Pelabuhan

Teguh Setiono

Komite Tetap Sarana & Prasarana Perhubungan

Pramudho Sasmito Adhi

Komite Tetap Transportasi & Pergudangan

Program Kerja

  1. Konsolidasi dan penguatan organisasi KADIN di Pusat, Daerah, dan bersama Asosiasi. Serta mendorong kerja sama strategis antara anggota KADIN dengan pemerintah.

  2. Membentuk “Task Force Reindustrialisasi” dengan masa kerja maksimal dua tahun.

  3. Membantu pemerintah dan dunia usaha menyelesaikan beberapa isu strategis internasional dan domestik.

  4. Mendorong kerja sama usaha dan strategis antara anggota KADIN dengan BUMN/BUMD.

  5. Meningkatkan kerja sama bisnis internasional.

  6. Mendorong kerja sama usaha antara anggota KADIN.

  7. Mendorong penguatan dan perluasan Palapa Fund (ke 34 provinsi dan juga ke bidang teknologi dan ekonomi kreatif).

  8. Mendorong pemanfaatan inovasi dan kreativitas generasi muda oleh perusahaan nasional dan BUMN, bahkan pasar internasional.

  9. Menciptakan platform data and information exchange, knowledge sharing, dan training berbasis internet dan mobile network.

  10. Bekerja sama dengan lembaga data dan kajian internasional.

Hymne Nasional Kadin

Disepanjang zamrud khatulistiwa
Tanah air indonesia tercinta
Kadin padukan cita, karsa, dan karya

Untuk kebanggaan bersama
Mahakarya bagi ibu pertiwi
Kadin berjiwa tabah, jujur setia

Mari pengusaha indonesia
Menuju masa depan cemerlang
Satukan niat dan langkah
Demi indonesia sejahtera
Maju bersama kadin

Mars Kadin